BIBIT JAMUR TIRAM PUTIH

SYAHID MUSHROOM TASIKMALAYA. MENYEDIAKAN BIBIT JAMUR TIRAM PUTIH DAN COKLAT. MEMBUKA PELATIHAN JARAK JAUH. KAMI SIAP MENGIRIM PESANAN KESELURUH NUSANTARA SATUAN ATAU PARTAI

Subscribe
Add to Technorati Favourites
Add to del.icio.us

Mengenai Saya

Foto Saya
sindangreret.Kel.Tamanjaya RT/RW05/04. Kc. Tamansari, TASIKMALAYA/JAWA BARAT, Indonesia
PRODUKSI BIBIT JAMUR SEJAK 1996, yang diproduksi media dasar PDA(Fo),F1,F2,baglog.

Welcome




NEW

Loading...
Selasa, 09 Maret 2010

membuat krupuk jamur

Diposkan oleh ARIS PRIYANTO

TEKNOLOGI OLAHAN JAMUR

Oleh: Aris Priyanto

http://bibitsuungblogspot.com

Jamur dapat diolah menjadi berbagai makannan olahan jamur, antara lain: Krupuk jamur, Jamur krispy, Omelet jamur, mie ayam jamur, pepes jamur, sate jamur, Kimlo, Sup Jamur, Capcay jamur, Spaghetti jamur, bakso jamur, soun kuah jamur, dan jamur cah ayam. Jamur bisa diawetkan dengan cara pengalengan, di keringkan atau dibekukan

1. Kerupuk jamur

· Bahan:

1. Tepung kanji 1 kg

2. Jamur 2 ons (tergantung selera)

3. Penyedap rasa 3 sashet (atom)

4. Garam secukupnya

5. Bawang Merah 5 butir

· Cara kerja:

1. Jamur dan bumbu diblender

2. bubur jamur yang telah di bumbui dipanaskan dan ditambah sedikit Kanji(kanji terlebih dulu dilarutkan dalam airdingin)

3. Larutan dituang ke sisa kanji

4. Uleni hingga tidak lengket lagi

5. Ambil sejumput lalu gulungkan membentuk bantalan

6. Rebus hingga mengembang

7. Uji kematangannya dengan cara ditusuk pakai pisau atau lidi. angkat dan tiriskan. Jika dirasa matang. angkat dan tiriskan

8. biarkan semalam

9. Iris tipis –tipis

10. Jemur sampai kering

11. Kerupuk siap dikemas atau digoreg

Senin, 23 November 2009

MODEL PERALATAN PENGOLAHAN MEDIA BAGLOG JAMUR

Diposkan oleh ARIS PRIYANTO



Gb. mixer pengaduk media baglog jamur


Gb. sterisator/kukusan media jamur


Gb. mesin pengisi baglog


GAMBAR ALAT STERILISASI BAGLOG SEDERHANA


Gb. Sterilisator dan steamer (bejana penghasil uap)



Gb. Tungku pembakaran berbahan kayu bakar yang dilengkapi kipas angin.
Pipa logam ditanam dibawah dasar tungku dan di hubungkan dengan kipas angin. Kipas meniupkan angin kedalam bara api. Teknik ini banyak di gunakan pandai besi untuk menghasilkan panas tinggi.



123

Gb. 1. kran buka tutup uap dari steamer ke sterilisator, 2. pengukur suhu steamer diletakan di bagian atas, 3. Bagian bawah steamer berlubang, beberapa pipa disambungkan kedalmnya dan dibelokan kesamping luar melalui satu pipa pembuangan/cerobong asap. Api bisa menjangkau bagian dalam tabung steamer, sehingga panas yang diterima air berlipat ganda, dengan demikian air lebih mudah mendidih.




Gb Model sterilisator yang lain. terbuat dari beton dan berpintu baja. Untuk menghasilkan uap, dibawahnya dipasangkan sepotong drum yang diisi air. Di bawah drum itu adalah tungku pembakaran kayu bakar yang ditiup kipas angin.


Mixer sederhana berguna untuk mempermudah pencampuran media

VIDEO ALAT STERILISATOR

video

Jumat, 20 November 2009

BUDIDAYA JAMUR TIRAM PUTIH

Diposkan oleh ARIS PRIYANTO

Artikel

BUDIDAYA JAMUR TIRAM PUTIH

Oleh :Aris Priyanto

http://bibitsuung.blogspot.com

http://bibitcendawantiram.blogspot.com

http://Syahid_mushroom.idonetwork.web.id

A. Pengolahan Media Tumbuh (bag log) Jamur Tiram

1. alat

  1. cangkul
  2. botol saus
  3. plastic lebar
  4. timbangan
  5. lantai semen
  6. ember
  7. kukusan (bisa dibuat daridrum yang dibuat mirip dandang)

2. bahan

Untuk pembuatan lk100 log ukuran plastic 20-30 - 03 diperlukan bahan-bahan seperti di bawah ini:

a. Serbuk gergaji = 3 karung (yang digunakan karung pakan ayam)

b. Dedak halus= 5 kg

c. tepung kanji/aci/sagu 0,5 kg

d. Kapur (CaCO3) atau dolomite atau kalsit atau kalsium= 2,5 kg

e. Pupuk SP36=0,25 kg

f. Air=50-60%

f. Kantong plastic ukuran 20-30-03

g. Karet gelang

h. limbah kapas atau kain kaos sisa jahitan

i. Alkohol (untuk sterilisasi ruangan)

3. Prosedur

  1. bahan kecuali air dan pupuk dicampur merata
  2. -
  3. larutkan pupuk dalam air
  4. tambahkan air ke campuran bahan, aduk rata dengan cangkul/tangan. Penambahan air dirasa cukup jika media dikepal/diperas akan menggumpal tapi tidak meneteskan air. Air perlu di tambahkan lagi kemedia jika media dikepal terurai kembali/tidak menggumpal
  5. Media dimasukkan ke dalam kantong plastic pp tahan panas kapasitas ukuran 20-30-03. Media harus dipadatkan dengan botol agar terbentuk media tumbuh yang cukup padat.
  6. Ikat mulut kantong plastik dengan rapia. Kini media tumbuh telah siap di sterilkan/dikukus

B. Sterilisasi Media tumbuh(bag Log)

Tujuan sterilisasi media adalah mensuci hamakan media agar media bebas dari berbagai macam organisme, contohnya : serangga kecil, bakteri dan jamur lainnya. Sterilisasi dilakukan dengan cara pemanasan dalam jangka waktu dan tekanan tertentu

Cara sterilisasi media tumbuh Yang paling sederhana adalah cara konvensional, yaitu: Sterilisasi pada temperatur 100 derajat C selama 8 jam dengan menggunakan drum. Biasanya digunakan drum kapasitas 200 l yang dipanaskan dengan kompor minyak tanah/kayubakar.

Gb. Drum untuk sterilisasi media tumbuh.

Cara lain yang lebih maju adalah sterilisai dengan menggunakan sterilisator/steamer yang terbuat dari baja atau tembok

Gb: Sterilisator

C. Penanaman (Inokulasi) Bibit jamur

Pembibitan dilakukan di dalam ruang khusus

Cara kerja:

  • Buka bagian atas media tumbuh (baglog log) yang telah disterilkan.
  • Hamparkan 1-2 sendok makan bibit jamur F2. Gunakan sendok yang telah dipanaskan di atas nyala api. Satu bag bibit untuk 20-25
  • Rapatkan kembali plastik bagian atas. Isi dengan kapas sebesar ibu jaru kaki. Ikat dengan karet. Tarik ujung-ujung plastic agar rapat kemedia
  • Bag log sudah jadi, siap disimpan/diinkubasikan sampai satu bulan

D. Inkubasi/pemeraman/Penyimpanan bag Log media tumbuh

Bag Log yang sudah ditanami bibit harus disimpan di tempat yang menunjang pertumbuhan miselium dan tubuh buah. Masa penyimpanan log setelah ditanami bibit ini dinamakan masa inkubasi. Pada masa ini suhu yang diperlukan adalah suhu yang lebih hangat yakni sekitar 22-28oC dan kelembaban 60-80 %. lamanya masa inkubasi tergantung besar kecilnya baglog , makin besar ukuran baglog makin lama masa inkubasinya. Sebagai gambaran , untuk mediaukuran 20-30 lamanya inkubasi adalah 28 hari.

E. Penumbuhan jamur

Setelah pertumbuhan miselium mencapai kurang lebih 90% bag log dipindahkan dari ruang inkubasi (incubator) ke ruang penumbuhan dan pemeliharaan jamur (growing). Bag Log disusun di atas rak dengan posisi tegak atau miring. Jarak penyimpanan diatur sedemikian rupa sehingga tubuh buah yang tumbuh dari satu log tidak bertumpang tindih dengan tubuh buah yang lain.

Rangka bangunan dapat dibuat dari besi, kayu atau bambu. Kondisi lingkungan yang harus diperhatikan dalam membuat bangunan Penumbuhan dan pemeliharaan adalah:

Temperatur ideal untuk pembentukan tubuh buah jamur adalah 16-22 oC dan kelembaban80-90% dengan cukup oksigen dan cahaya matahari 10%, tapi jamur masih bisa tumbuh dengan baik maxsimal 30oC dan minimal 14oC, ini disebut suhu toleran .

Udara di dalam ruangan harus bersih, tidak tercemari asap/gas. Asap bersipat racun bagi jamur jadi harus dihindari. Jamur yangterkena asap akan tampak keriting. Pertumbuhan nya terganggu.

Untuk lebih jelasnya lihat gambar pada posting berikutnya.

video

Selasa, 17 November 2009

JAMURKU YANGSEDANG MENJAMUR

Diposkan oleh ARIS PRIYANTO


GALLERY

Diposkan oleh ARIS PRIYANTO





KU



ini jamur ku yang sedang menjamur

FILM INOKULASI BIBIT JAMUR TIRAM

Diposkan oleh ARIS PRIYANTO